MEDIAMITRAPOL.COM, JAKARTA — Pendiri sekaligus Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pengurus Pusat - Forum Wartawan Berintelektual Indonesia (DPP-FWBI), Wesli Nadapdap, SSi, mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan mendukung wartawan tidak dapat dikenai sanksi pidana atau perdata dalam menjalankan profesinya.
Putusan MK ini merupakan langkah maju bagi kebebasan pers dan perlindungan wartawan dalam menjalankan tugasnya," ujar Wesli.
Wesli meminta aparat penegak hukum (APH) untuk mematuhi putusan MK tersebut dan tidak mengkriminalisasi wartawan dalam menjalankan profesinya.
Wartawan yang diduga melakukan pelanggaran, maka harus diproses sesuai dengan kode etik jurnalistik dan UU Pers, bukan dengan cara mengkriminalisasi," tegasnya.
Putusan MK ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi wartawan dan kebebasan pers di Indonesia.
(Red/tim)

