News MediaMitraPol

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto Resmi Buka Rapat Koordinasi Wilayah FK-PKBM Se-Sumut di Aula Tribrata

MEDIAMITRAPOL.COM  I  SUMATERA UTARA
Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Wilayah Fo­rum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Se-Sumut Selasa 2 April 2019.

Rakorwil di Aula Tribrata Mapolda Sumut Jalan Medan Tan­jung Morawa dan dihadiri sekitar 300 orang yang merupakan perwakilan Pengurus FK PKBM Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Kegiatan dirangkai dengan Pelan­tikan Bersama FK PKBM Kabu­paten/Kota yang telah melaksanakan Musyawarah Daerah, di antara dari Kabupaten Langkat, Asahan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Kota Binjai dan Kota Siantar.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menyampaikan Rakorwil akan menjadi wadah bagi PKBM se-Sumut untuk berbagi informasi dalam pe­nyelenggaraan pendidikan nonformal, termasuk di dalamnya pendidikan keseta­raan yang sebentar lagi akan menghadapi Ujian Nasional.

Pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C adalah salah satu program pendidikan yang dilaksanakan oleh PKBM. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebu­da­yaan RI pada tahun 2018, secara na­sional dari 27.010.882 murid SD dan MI, 0,91 persennya atau 277.050 putus sekolah dan 5,70 persen atau 273.446 tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya.

Dari 14.151.905 murid SMP dan MTs, 1,07 persen atau 145.056 putus sekolah dan 9,46 persen atau 402.584 tidak melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Masih menurut sumber tersebut, dari 10.084.038 murid SMA, SMK dan MA, ada 121.829 yang putus sekolah.

Data tersebut menunjukkan masih ba­nyak masyarakat yang putus sekolah yang dapat menjadi sasaran pendidikan kese­taraan. Hal ini tentu menjadi tantangan agar PKBM dapat berperan lebih dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak putus sekolah tersebut.

Ketua Dewan Penasehat FK PKBM Sumut Syaiful Syafri menjelaskan Rakor­wil diharapkan dapat menambah semangat dan menyatukan persepsi PKBM se-Sumatera Utara dalam mening­katkan mutu layanan pendidikan nonformal. Meningkatnya mutu layanan berarti tersedianya layanan pendidikan nonformal yang makin baik bagi masyarakat Sumut. Dengan begitu PKBM dapat berkontribusi optimal untuk pembangunan Sumut yang makin maju", Jelas Syaiful Syafri.

Data Kemdikbud, saat ini ada 390 lem­baga PKBM yang ada di Sumut. Lem­baga PKBM tersebut menyeleng­garakan ber­bagai program pendidikan nonformal. Untuk pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan program dan satuan pendidi­kan, dilakukan akreditasi oleh Badan Akre­­ditasi Nasional PAUD dan PNF. Saat ini ada 149 program PKBM yang sudah terakreditasi dalam kurun waktu sejak tahun 2015 – 2018.(Red/WN)

MediaMitraPol.com Designed by AzraMedia - MedanTemplateism.com Copyright © 2017

Gambar tema oleh Bim. Diberdayakan oleh Blogger.