News MediaMitraPol

Ricuh ! Tak Terima Rumahnya Digusur Paksa, Disporasu Intimidasi Masyarakat


MEDIAMITRAPOL.com,
DELI SERDANG || SUMATERA UTARA - Masyarakat Jl..Gedung PBSI didepan pasar V Barat Desa Medan Estate Kecamatan percut sei tuan Kabupaten Deli Serdang merasa resah, hal ini disebabkan mereka mau digusur oleh dispora sumut.


Menurut keterangan warga setempat yang dihimpun oleh awak Media, mereka (warga setempat.red) sudah lama tinggal di medan estate percut sei tuan tersebut dan ada juga bercocok tanam, ada warga menyebutkan bahwa rata-rata dari mereka yang sudah tinggal selama 41 Tahun, dan sangat miris saat ini mereka mau gusur sewenang - wenang. Oleh sebab itu seluruh warga setempat tak terima rumahnya mau gusur dan mereka melakukan perlawanan dan didampingi serta didukung dengan perkumpul Komite Independen Batak (KIB) dan berkabolarasi dengan Pemuda Batak Bersatu (PBB)


Menurut wakil ketua Pemuda batak bersatu ranting kecamatan percut sei Tuan, Agustinus Siringoringo, pihaknya sangat menolak keras pengusuran masyarakat oleh disporasu. "Apabila ada pengusuran, kami dari PBB siap mendukung masyarakat", tegasnya.


Sementara dari komite independen batak Nestor simamora selaku ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) KIB Kecamatan percut sei tuan mengatakan agar pihak disporasu berniat baik untuk menghentikan segala bentuk intimidasi kepada masyarakat medan estate kecamatan percut sei Tuan dalam hal saling klaim tanah tersebut.



Hadir pada saat kedatangan rombongan ke lokasi itu dari polsek percut sei tuan, Dispora sumut, Pengadilan Negeri dan Kadus IV medan Estate Kecamatan percut sei tuan Kabupaten Deli Serdang.


Dari keterangan warga, diduga terjadi pengancaman dilakukan oleh pihak Dispora Sumut bagi masyarakat Medan Estate dan mereka tidak takut  dengan intimidasi. siap membela kebenaran. 


"Kami tidak takut  dengan intimidasi. Kami bersama-sama siap membela kebenaran," teriak salah satu warga. (Red/Wes)

MediaMitraPol.com Designed by AzraMedia - MedanTemplateism.com Copyright © 2017

Theme images by Bim. Powered by Blogger.